Posted by : Unknown Sabtu, 16 Agustus 2014

 
Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka H.A Rivai Harahap dalam sambutannya mencoba suatu terobosan . Sejak dua tahun yang lalu telah menyatukan perayaan hari besar agama Islam dan Kristen yaitu Idul Fitri dan Natal menjadi satu perayaan dan saling memaafkan dengan tema Kebersamaan Itu Indah. di gedung Pandan Sari TRW Cibubur.

Perayaan dua hari besar yang berbeda agama ini bukan karena jatuh pada bulan yang bersamaan akan tetapi lebih ditekankan akan keadaan negara kita pada saat ini, dan dimotivasi dorongan dari dalam hati nurani masing-masing sebagai angota Gerakan Pramuka yang selalu mendahulukan kepentingan bersama walaupun berbeda suku, bangsa, dan agama.

Pada hakekatnya kebersamaan selalu mengandung arti tidak sendiri atau tidak eklusif. Kebersamaan adalah bersama-sama mengikutsertakan orang lain. Kebersamaan juga berarti persatuan didalamnya terkandung nilai-nilai Tri Satya dan Dasadarma Pramuka. Ini bukan merupakan monopoli Gerakan Pramuka bahkan dikatakan bahwa nilai-nilai ini adalah milik bangsa, namun pada saat sekarang ini kebersamaan seolah-olah hilang dari diri kita sebagai bangsa yang bersatu yaitu Indonesia.

Dalam rangkaian kebersamaan tersebut PT Nestle Indonesia melalui Ass Vice President Public Relation Brata Tri. Harjosubroto mendukung kepedulian bersama dengan Gerakan Pramuka. Secara spontan mengulurkan bantuan berupa produk susu sebanyak 200 pak susu bubuk dancow untuk diserahkan kepada mereka yang membutuhkan melalui satgas Pramuka Peduli dan dilanjutkan ke Kwarcab se DKI Jakarta Tangerang, Bogor, dan rumah singgah anak jalanan Bangun Mitra Sejati.

Satgas pramuka peduli dalam sambutannya melalui Kak Parni Hadi mengatakan sekarang ini pramuka merupakan yang tahu diri dengan membantu masyarakat yang terkena bencana. Karena pramuka merupakan pendidikan bagi kaum muda untuk mencintai sesama dengan aksi terjun langsung pada mereka yang membutuhkan pertolongan. Satgas Pramuka Peduli menyiapkan pemuda yang waras untuk hidup pada jaman yang edan ini.

Sedangkan Brata T Hardjosubroto menjelaskan dalam sambutannya bahwa misi gerakan Pramuka tidak jaun berbeda dengan misi PT Nestle Indonesia yang berasal dari Swiss. Gerakan Pramuka yang lambangnya tunas kelapa sama dengan misi PT Nestle yaitu "Good Food Good Live" yang mengkhususkan pada pertumbuhan manusia yang sehat.

Kebersamaan yang dihadiri ibu Tuti Tri Sutrisno dan para sesepuh, pimpinan, mitra kerja Kwartir nasional, Kwarda, Kwarcab dan seluruh karyawan Kwartir. Mendapatkan siraman rohani islam yang dibawakan oleh Drs Toto Tasmara MBA. Dengan kebersamaan kita dapat berpikir untuk menjauhi permusuhan yang telah terjadi, karena kebersamaan itu indah ungkapnya.

Setelah kegiatan yang di hibur oleh Paduan Suara Kwartir Nasional, Paduan suara Talenta dan Qasidah Remaja Annur Cibubur dilanjutkan dengan doa bersama umat Islam oleh Drs. Toto Tasmara MBA serta Romo Azis Murdopo untuk yang beragama Kristen.

Sebelum akhir kegiatan dilangsungkan pelantikan secara spontan Kak Drs toto Tasmara MBA dan Kak Brata T Harjosubroto menjadi anggota Gerakan Pramuka sebagai Pembantu Andalan Nasional, oleh ketua Kwartir Nasional Kak. Rivai Harahap dan Wakil Ketua Kwartir Nasional kak Syaukat Banjaran Sari.

Kebersaman menjadi suatu elemen pendukung bagi persatuan dan kesatuan bangsa dalam rangka berbakti bagi negara, bangsa, dan agama melalui pendidikan bagi kaum muda.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Harimau Bougenville

Sering Dilihat

Blog Ini. Diberdayakan oleh Blogger.

- Copyright © Harimau Team Of Scout -HARIMAU TEAM- Powered by Blogger - Designed by Boby Okta AR -