Tampilkan postingan dengan label Info Pengetahuan. Tampilkan semua postingan
Tri Satya
Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh
Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan dan Negara Kesatuan
Republik Indonesia, dan menjalankan pancasila.
Menolong sesama hidup dan ikut serta membangun masyarakat
Menepati Dasa Dharma
Dasa Dharma Pramuka
Pramuka itu :
1. Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
2. Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia
3. Patriot yang sopan dan kesatria
4. Patuh dan suka bermusyawarah
5. Rela Menolong dan tabah
6. Rajin, terampil dan gembira
7. Hemat, cermat, dan bersahaja
8. Disiplin Berani dan setia
9. Bertanggungjawab dan dapat dipercaya
10. Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan
Perayaan dua hari besar yang berbeda agama ini bukan karena jatuh pada bulan yang bersamaan akan tetapi lebih ditekankan akan keadaan negara kita pada saat ini, dan dimotivasi dorongan dari dalam hati nurani masing-masing sebagai angota Gerakan Pramuka yang selalu mendahulukan kepentingan bersama walaupun berbeda suku, bangsa, dan agama. Pada hakekatnya kebersamaan selalu mengandung arti tidak sendiri atau tidak eklusif. Kebersamaan adalah bersama-sama mengikutsertakan orang lain. Kebersamaan juga berarti persatuan didalamnya terkandung nilai-nilai Tri Satya dan Dasadarma Pramuka. Ini bukan merupakan monopoli Gerakan Pramuka bahkan dikatakan bahwa nilai-nilai ini adalah milik bangsa, namun pada saat sekarang ini kebersamaan seolah-olah hilang dari diri kita sebagai bangsa yang bersatu yaitu Indonesia. Dalam rangkaian kebersamaan tersebut PT Nestle Indonesia melalui Ass Vice President Public Relation Brata Tri. Harjosubroto mendukung kepedulian bersama dengan Gerakan Pramuka. Secara spontan mengulurkan bantuan berupa produk susu sebanyak 200 pak susu bubuk dancow untuk diserahkan kepada mereka yang membutuhkan melalui satgas Pramuka Peduli dan dilanjutkan ke Kwarcab se DKI Jakarta Tangerang, Bogor, dan rumah singgah anak jalanan Bangun Mitra Sejati. Satgas pramuka peduli dalam sambutannya melalui Kak Parni Hadi mengatakan sekarang ini pramuka merupakan yang tahu diri dengan membantu masyarakat yang terkena bencana. Karena pramuka merupakan pendidikan bagi kaum muda untuk mencintai sesama dengan aksi terjun langsung pada mereka yang membutuhkan pertolongan. Satgas Pramuka Peduli menyiapkan pemuda yang waras untuk hidup pada jaman yang edan ini. Sedangkan Brata T Hardjosubroto menjelaskan dalam sambutannya bahwa misi gerakan Pramuka tidak jaun berbeda dengan misi PT Nestle Indonesia yang berasal dari Swiss. Gerakan Pramuka yang lambangnya tunas kelapa sama dengan misi PT Nestle yaitu "Good Food Good Live" yang mengkhususkan pada pertumbuhan manusia yang sehat. Kebersamaan yang dihadiri ibu Tuti Tri Sutrisno dan para sesepuh, pimpinan, mitra kerja Kwartir nasional, Kwarda, Kwarcab dan seluruh karyawan Kwartir. Mendapatkan siraman rohani islam yang dibawakan oleh Drs Toto Tasmara MBA. Dengan kebersamaan kita dapat berpikir untuk menjauhi permusuhan yang telah terjadi, karena kebersamaan itu indah ungkapnya. Setelah kegiatan yang di hibur oleh Paduan Suara Kwartir Nasional, Paduan suara Talenta dan Qasidah Remaja Annur Cibubur dilanjutkan dengan doa bersama umat Islam oleh Drs. Toto Tasmara MBA serta Romo Azis Murdopo untuk yang beragama Kristen. Sebelum akhir kegiatan dilangsungkan pelantikan secara spontan Kak Drs toto Tasmara MBA dan Kak Brata T Harjosubroto menjadi anggota Gerakan Pramuka sebagai Pembantu Andalan Nasional, oleh ketua Kwartir Nasional Kak. Rivai Harahap dan Wakil Ketua Kwartir Nasional kak Syaukat Banjaran Sari. Kebersaman menjadi suatu elemen pendukung bagi persatuan dan kesatuan bangsa dalam rangka berbakti bagi negara, bangsa, dan agama melalui pendidikan bagi kaum muda. |
Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka Beserta Artinya
Sabtu, 09 Agustus 2014
Posted by Unknown
Tag :
Info Pengetahuan
Salam Pramuka
Adapun Janji (sumpah) Pramuka yaitu Tri Satya yang artinya adalah kata-kata janji atau sumpah yang diucapkn oleh seorang Pramuka golongan Penggalang, Penegak, Pandega dan anggota dewasa.
TRI SATYA
Pengertian dari Tri Satya adalah Tri : tiga, Satya : Kesetiaan,
Artinya adalah tiga kesetiaan yang harus di penuhi oleh atau dipatuhi oleh setiap anggota Pramuka.
Isi dan Arti Tri Satya.
adalah sebagai berikut :
Tri Satya
Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh :
1. Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan dan Negara Kesatuaan Republik Indonesia.
2. Menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri membangun masyarakat.
3. menepati Dasa Dharma.
Adapun Tri Satya tersebut diatas mengandung arti bahwa seorang Pramuka berkewajiban sebagai berikut :
• Menjalankan kewajiban/Perintah Tuhan, serta menjauhi segala apa yang menjadi larangan-Nya.
• Kewajiban terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.
• Kewajiban terhadap Pancasila, yaitu dengan cara menghayati dan mengamalkan isinya.
• Kewajiban terhadap sesama masyarakat.
• Kewajiban menhayati dan mengamalkan Dasa Dharma.
DASA DHARMA
Pengertian Dasa Dharma adalah Dasa : Sepuluh
Dharma : Perbuatan Baik
Dasa Dharma adalah sepuluh Kebajikan yang menjadi pedoman bagi Pramuka dalam bertingkah laku sehri-hari.
Isi dan Arti Dasa Dharma
adalah sebagai berikut :
Dasa Dharma Pramuka
Pramuka itu :
1. Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
2. Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia.
3. Patriot yang sopan dan kesatria.
4. Patuh dan suka bermusyawarah.
5. Rela menolong dan tabah.
6. Rajin, trampil dan gembira.
7. Hemat, cermat dan bersahaja.
8. Disiplin, berani dan setia.
9. Bertanggung jawab dan dapat dipercaya.
10. Suci dalam pikiran perkataan dan perbuatan.
Arti dari masing-masing bait Dasa Dharma tersebut diatas adala sebagai berikut :
1. Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
• Menjalankan semua perintah Tuhan serta meninggalkan segala larangan-larangan-Nya.
• Menbaca do’a atau niat karena Allah dalam setiap mengawali dan mengakhiri kegiatan dalam kehidupan sehari-hari.
• Patuh dan berbakti kepada kedua orang tua, serta sayang kepada saudara. dsb
2. Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia.
• Selalu menjaga kebersihan lingkungan baik disekolah maupun dirumah.
• Ikut menjaga kelestarian alam, baik flora maupun fauna.
• Membantu fakir miskin, yatim piatu, orang tua jompo dan mengunjungi yang sakit. dsb.
3. Patriot yang sopan dan ksatria
• Belajar disekolah dengan baik.
• Menghormati yang lebih tua dan menyayangi yang lebih muda.
• Membiasakan diri untuk berani mengakui kesalahan dan membenarkan yang benar.
• Ikut serta dalam pertahan bela Negara.
4. Patuh dan suka bermusyawarah.
• Patuh kepada kedua orang tua, guru dan pembina dengan cara mengerjakan tugas sebaik-baiknya.
• Berusaha mufakat dalam setiap musyawarah.
• Tidak mengambil keputusan secara tergesa-gesa yang didapatkan tanpa melalui musyawarah.
5. Rala menolong dan tabah.
• Selalu berusaha menolong sesama yang sedang mengalami musibah atau kesusahan serta tidak pernah meminta atau mengharapikan imbalam (pamrih).
• Tabah dalam mengalami berbagai kesulitan dengan tidak banyak mengeluh, dan tak mudah putus asa.
• Bersedia menolong tanpa diminta. dsb.
6. Rajin, trampil dan gembira.
• Membiasakan menyusun jadwal dalam kegiatan sehari-hari.
• Tidak pernah bolos dari sekolah, selalu hadir diwaktu latihan atau pertemuan pramuka.
• Dapat membuat berbagai macam kerajinan atau hasta karya yang berguna.
• Selalu riang gembira diwaktu melakukan kegiatan atau pekerjaan.
7. Hemat, cermat dan bersahajat.
• Tidak boros dan bersikap hidup hemat.
• Rajin menabung.
• Bersikap hidup sederhana, tidak berlebih-lebihan.
• Tepat waktu (kesekolah, belajar, latihan, dll).
• Bisa membuat perencanaan sebelum tindakan.
8. Disiplin, berani dan setia.
• Selalu tepat waktu sesuai jadwal yang ditentukan.
• Mendahulukan kewajiban dibanding sebelum meminta haknya.
• Berani mengambil keputusan.
• Tidak mengecewakan orang lain. dsb.
9. Bertanggung jawab dan dapat dipercaya.
• Tidak mengelakkan amanat dengan sesuatu alasan yang dicari-cari.
• Jujur tidak mengada-ada.
10. Suci dalam pikiran perkataan dan perbuatan.
• Selalu berfikir positif dan menghargai sikap atau pendapat orang lain dan bisa menyumbangkan saran yang baik dengan cara yang baik.
• Berhati-hati mengendalikan diri dari ucapan yang tidak pantas dan menimbulkan ketidak percayaan orang lain pada dirinya.
• Berusaha menjaga diri dalam segala tindak tanduk perbuatan yang jelek melanggar menurut kehidupan masyarakat dan aturan agama.